
Kalau belakangan ini kamu sering lihat teman atau warga Jaksel tampil simpel tapi terkesan "mahal", itu bukan kebetulan. Mereka sedang mengikuti tren quiet luxury alias kemewahan senyap, gaya hidup yang populer sejak 2023 dan merepresentasikan keinginan menampilkan status lewat cara elegan dan rendah hati, alih-alih unjuk kemewahan terang-terangan.
Tren ini terinspirasi dari serial HBO Succession, dengan Sofia Richie dan Gwyneth Paltrow sebagai ikon yang merepresentasikannya.
7 Gaya Hidup Quiet Luxury yang Lagi Digandrungi Anak Jaksel
Berikut 7 gaya hidup quiet luxury yang kini digandrungi anak Jaksel.
1. Fashion Minimalis Tanpa Logo Mencolok
Alih-alih memakai barang branded dengan logo besar, anak Jaksel kini lebih memilih pakaian dengan kualitas, potongan rapi, serta material premium tanpa logo mencolok pada produk. Gaya ini identik dengan warna-warna netral seperti putih, hitam, krem, abu-abu, dan cokelat yang mudah dipadukan, simpel tapi tetap terlihat berkelas.
2. Investasi pada Barang Berkualitas, Bukan Kuantitas
Prinsip "less is more" jadi pegangan. Menurut laporan The State of Fashion dari McKinsey, 68% konsumen luxury kini lebih memilih berinvestasi pada barang tahan lama dan berkualitas tinggi ketimbang membeli banyak barang yang cepat usang.
3. Memilih Hunian Privat dan Elegan

Salah satu ciri khas quiet luxury adalah kenyamanan yang tidak perlu dipamerkan. Ini sejalan dengan preferensi banyak orang urban saat ini yang melirik hunian apartemen mewah di Jakarta Selatan bukan untuk pamer alamat, melainkan karena menawarkan privasi, keamanan, dan akses mudah ke pusat bisnis.
4. Mengutamakan Pengalaman Dibanding Barang
Daripada belanja tas branded terbaru, anak Jaksel lebih senang menghabiskan uang untuk pengalaman: dining intim, wellness retreat, atau sekadar quality time bersama orang terdekat. Value-nya bukan di "keliatan mahal", tapi di kenyamanan personal.
5. Liburan yang Lebih Bermakna (Meaningful Travel)
Daripada sekadar mengejar destinasi Instagramable yang ramai, anak Jaksel kini lebih memilih meaningful travel, liburan slow-paced yang fokus pada pengalaman personal, seperti staycation tenang di destinasi minim turis, solo trip untuk refleksi diri, atau perjalanan singkat bersama keluarga tanpa itinerary padat. Kualitas momen jadi prioritas, bukan jumlah tempat yang dikunjungi.
Namun, di balik gaya liburan yang santai ini, persiapan tetap jadi hal yang tidak boleh diabaikan. Sebelum berangkat, banyak dari mereka memastikan diri sudah memiliki asuransi kecelakaan sebagai bentuk perlindungan diri selama perjalanan, entah itu aktivitas outdoor ringan, road trip, atau sekadar eksplorasi kota baru.
Ini jadi bentuk kemewahan senyap yang sesungguhnya: menikmati liburan dengan tenang karena tahu diri sudah terlindungi, tanpa perlu dipamerkan ke siapa pun.
6. Rutin Me-Time dan Self-Care Minimalis

Spa singkat, skincare rutin dengan produk berkualitas (bukan sekadar viral), atau sekadar journaling di pagi hari jadi kebiasaan baru. Fokusnya pada kualitas hidup personal, bukan konten yang dipamerkan ke media sosial.
7. Menjaga Circle Sosial yang Selektif
Anak Jaksel penganut quiet luxury cenderung punya lingkaran pertemanan kecil tapi solid, dibanding jaringan luas yang superfisial. Mereka lebih memilih quality time dengan sedikit orang dekat ketimbang terus tampil di banyak acara sosial demi eksistensi.
Menariknya, tren ini juga sering muncul sebagai respons terhadap kondisi ekonomi. Menurut pengamatan industri fashion, quiet luxury cenderung kembali ramai dibicarakan di masa-masa krisis ekonomi, karena konsumen luxury menjadi lebih berhati-hati dan memilih barang yang lebih subtil, sejalan dengan gaya hidup yang lebih tenang, terukur, dan tidak reaktif terhadap tren sesaat.
Pada akhirnya, quiet luxury bukan sekadar tren estetika, tapi cara pandang baru soal kemewahan sesungguhnya: hidup nyaman di hunian yang privat, menikmati liburan dengan pikiran tenang karena sudah terlindungi, dan merasa aman secara finansial, semuanya tanpa perlu validasi dari orang lain.


0 Komentar
Silahkan Berikan komentar Anda pada artikel ini!