Kenali 5 Kesalahan Investasi Reksadana yang Jadi Penghambat Keuntungan

Kenali 5 Kesalahan Investasi Reksadana

Berburu ilmu pengelolaan keuangan dengan cara investasi marak diminati semua kalangan. Masyarakat tergerak untuk mengikuti tren berinvestasi masa kini. Investasi reksadana pun mulai dilirik. Jenis investasi ini dianggap sangat cocok untuk pemula dengan menawarkan banyak keuntungan serta resiko yang lebih rendah daripada instrumen lainnya.

Investasi reksadana menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar dibanding perolehan hasil dari deposito bank. Resiko yang ditimbulkan juga tidak lebih besar dibanding instrumen lainnya.

Mudah dipelajari dan dapat digunakan untuk tujuan investasi jangka pendek menjadikan reksadana sebagai instrumen yang sesuai dengan investor pemula. Meski begitu, Anda wajib mempelajari dengan benar agar melek investasi dengan pengetahuan yang menyeluruh.

Kesalahan Investor dalam Berinvestasi Reksadana

Peminat literasi keuangan terus bertambah jumlahnya patut diacungi jempol. Namun begitu, tidak sedikit yang melakukan kesalahan ketika terjun langsung memulai investasi reksadana pilihan mereka. Bukannya memperoleh keuntungan, justru malah memanen kerugian dan menghambat terwujudnya hasil yang diinginkan.

Berikut ini kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh investor pemula yang harus Anda waspadai:

1. Tidak menentukan tujuan investasi

Investor pemula kerap kali melakukan investasi reksadana secara asal-asalan. Seperti investasi lainnya, Anda juga harus menentukan tujuan investasi agar lebih mudah mengarahkan Anda pada produk yang tepat dan jangka waktu investasi yang sesuai.

Belajar berinvestasi tidak bisa hanya sebentar lalu langsung praktek tanpa tujuan dan sekedar coba-coba. Jika Anda melakukan hal ini, maka uang yang Anda investasikan hanya sia-sia dan mungkin saja habis dalam waktu singkat.

2. Terburu-buru dalam memilih jenis reksadana

Dalam berinvestasi apapun jenisnya, termasuk investasi reksadana, Anda tidak boleh terburu-buru memutuskan dan memilih produk yang mau dibeli. Pelajari dengan benar performa produk yang nantinya akan dikelola oleh Manajer Investasi.

Selain itu, Anda juga harus menyesuaikan dengan portofolio investasi, dana yang Anda siapkan, dan potensi keuntungan yang diinginkan. Memilih jenis reksadana juga harus sejalan dengan tujuan investasi yang telah Anda tetapkan di awal. Jangan karena FOMO (fear of missing out), Anda menjauh dari tujuan dan mendapat kerugian.

3. Sembarangan dalam memilih Manajer Investasi 

Manajer Investasi berperan penting dalam mengelola investasi reksadana Anda. Jika tidak ingin merugi, pelajari dengan benar profil dan performa Manajer Investasi.

Jika performanya buruk, maka resiko kegagalan pengelolaan dana investasi juga besar. Anda tentu tidak ingin investasi mendatangkan buntung alih-alih untung, kan?

4. Tidak melakukan diversifikasi jenis reksadana

Pernah mendengar nasihat jangan menaruh telur dalam satu keranjang? Nasihat ini merupakan pelajaran dasar dari literasi keuangan. Jika Anda menaruh semua uang Anda dalam satu instrumen atau produk investasi, maka potensi resiko semakin besar.

Pelajari tujuan investasi reksadana Anda,  untuk kebutuhan jangka pendek, menengah, dan panjang. Pisahkan dana darurat yang bisa Anda gunakan sewaktu-waktu diperlukan.

Pecah dana yang benar-benar untuk beberapa produk yang telah dipilih. Jika satu produk mengalami kerugian, Anda masih memiliki produk lain yang berpotensi memberi keuntungan.

5. Tidak siap trading

Seperti instrumen investasi lain, reksadana juga mengalami fluktuasi nilai. Jika Anda belajar dengan benar, maka tidak perlu khawatir dengan fluktuasi yang terjadi di satu atau dua hari Anda mulai berinvestasi.

Ingat, investasi tidak secepat kilat memberi keuntungan sesuai keinginan Anda. Khawatir berlebih ketika melihat fluktuasi nilai atau ingin cepat untung menyebabkan Anda melakukan trading asal-asalan demi keuntungan sesaat.

Sangat penting bagi Anda mempelajari analisa fundamental dan teknikal agar lebih dapat mengelola emosi saat trading.

Aplikasi digibank by DBS Memudahkan untuk Investasi Reksadana

Kenali 5 Kesalahan Investasi Reksadana

Dunia investasi ikut terbantu dengan perkembangan teknologi. Jika dulu Anda harus mengunjungi lembaga keuangan untuk proses investasi, kini cukup melalui ponsel saja Anda sudah bisa melakukan investasi reksadana online. Anda telah tiba di era investasi digital.

Platform investasi digibank by DBS memberi beragam keuntungan yang dapat Anda manfaatkan. Investasi reksadana online menawarkan kemudahan dalam proses transaksi. Simak keuntungan menggunakan Aplikasi digibank by DBS untuk produk reksadana berikut ini:

- Investasi reksadana mulai Rp100 ribu 

Cukup menyediakan dana sebesar Rp100 ribu, Anda sudah bisa memulai investasi reksadana.  Kemudahan harga terjangkau ini membuat tujuan investasi dan impian Anda semakin cepat terwujud, kan?

- Tersedia lebih dari 50 produk

Aplikasi digibank by DBS menawarkan lebih dari 50 produk investasi reksadana yang sangat beragam. Tentukan jenis reksadana dan pilih produk yang Anda inginkan. Sesuaikan dengan portofolio investasi agar Anda dapat memaksimalkan keuntungan, sekaligus mengurangi risikonya.

- Daftar SID, proses jual, beli, dan switch di satu aplikasi

Bagi Anda investor pemula diwajibkan memiliki nomor Single Investor Identification sebelum memulai investasi. Aplikasi digibank by DBS menyediakan layanan pendaftaran SID dengan mudah dan sistematis. Ketika sudah berhasil mendapatkan nomor SID, Anda dapat langsung bertransaksi; jual, beli, dan switch melalui satu aplikasi saja.

- Temukan produk reksadana melalui fitur kategori

Agar investasi Anda mendatangkan keuntungan sesuai harapan, Aplikasi digibank by DBS menyediakan rekomendasi produk berdasarkan tiga kategori, yaitu produk dengan kinerja terbaik, produk terpopuler dan produk dengan scoring terbaik. Produk yang masuk dalam kategori-kategori ini didapat dari hasil kurasi informasi secara berkala.

- Fleksibilitas pembelian berkala

Tersedia pengaturan pembelian berkala yang fleksibel yang memberi kemudahan bertransaksi. Anda tidak perlu repot melakukan pendaftaran lagi untuk pembelian investasi reksadana selanjutnya. Anda juga bebas menentukan nominal investasi sesuai dana yang disediakan dan bisa mengubahnya sewaktu-waktu, selama fitur pembelian berkala masih diaktifkan.

Kini sudah zamannya memilih investasi reksadana secara digital. Kemudahan berinvestasi dalam genggaman tangan. Sekarang saat yang tepat mewujudkan impian investasi Anda. Yuk manfaatkan Aplikasi digibank by DBS segera. Rasakan keuntungan investasi Reksadana yang bantu wujudkan impian Anda!


Posting Komentar

0 Komentar