Reksadana Sebagai Investasi Aman untuk Investor Pemula

Reksadana, Investasi reksadana, investasi reksadana untuk pemula, investasi reksadana aman

Pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai uang yang terkikis inflasi di setiap tahunnya. Di mana hal ini akan membuat banyak orang ingin berinvestasi untuk mempersiapkan rencana di masa depan.

Selain itu, instrumen investasi yang semakin bervariasi, seperti saham, emas, obligasi, deposito, dan reksadana, membuat sebagian orang belum banyak yang paham.

Pada artikel ini akan membahas, apa itu reksadana? Dan alasan mengapa memilih reksadana sebagai investasi aman khususnya untuk investor pemula.

Reksadana Sebagai Investasi Aman untuk Investor Pemula

Reksadana adalah, sebuah wadah untuk menghimpun dana yang diperoleh dari masyarakat yang kemudian diinvestasikan oleh manajer investasi kembali dalam instrumen investasi. 

Lantas, apa saja keunggulan reksadana yang harus diketahui para investor pemula? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Minimun Investasi Relatif kecil


Jumlah minimun investasi terbilang kecil, mulai dari Rp. 100.000 bahkan ada yang Rp 10.000. Jumlah yang cukup terjangkau ini, bahkan jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

Seperti saham yang membutuhkan nilai uang lebih banyak hingga ratusan juta. Atau saat membuka rekening di bank. Selain itu, keuntungan yang didapat dari tabungan di bank juga sangat kecil, bahkan nilai uang yang disimpan di bank setiap tahunnya akan tergerus inflasi.

Berinvestasi di reksadana juga berpeluang memberikan keuntungan yang berkelanjutan (return) yang jauh lebih besar dari pada suku bunga investasi deposito dan bank.

2. Pengelolaan Profesional


Bagi masyarakat yang kurang memiliki waktu, kurang memahami pengetahuan tentang investasi, jumlah dana, dan akses, maka investasi reksadana bisa menjadi alternatif untuk berinvestasi.

Apalagi, karena reksadana dikelola oleh para manajer yang dijamin memiliki pengalaman serta keahlian dalam mengelola dana para investor. Dengan begitu, para investor tidak perlu memperhatikn setiap waktu pergerakan dana saham.

3. Mudah untuk Ditransaksikan dan Likuid


Anda tidak perlu khawatir, karena berinvestasi di reksadana memiliki cukup likuid, sehingga kapan saja investor bisa melakukan transaksi, baik pembelian atau penjualan. Setelah memiliki reksadana tersebut, investor bahkan dapat menjual reksadana (redemption) kapan saja dengan batas maksimum dari hasil penjualan reksadana untuk masuk ke rekening adalah T+7.

Sementara itu, jenis investasi lain seperti saham juga memiliki likuid yang dapat ditransaksikan sewaktu-waktu dan ada pula yang tidak memiliki likuid. Sedangkan deposito, hanya dapat ditarik jika dana yang dinvestasikan sesuai tanggal jatuh tempo saja.

4. Bersifat Transparan


Salah satu keunggulan reksadana yang istimewa adalah bersifat transparan. Hal ini dapat terlihat dari fund fact sheet yang akan dikeluarkan oleh pihak manajer investasi setiap bulannya. Fund fact sheet berisi informasi lengkap mengenai reksadana tersebut, mulai dari kinerjanya setiap bulan selama periode tertentu.

Selain itu, fund fact sheet juga menginformasikan alokasi terbesar portofolio reksadana. Dengan begitu, para investor dapat mengetahui dengan jelas apa saja aset dengan komposisi terbesar di reksadana.

5. Dapat Disesuaikan dengan Tujuan Investasi dan Risiko


Terdapat 4 jenis reksadana, yakni, reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap. Di mana masing-masing jenis reksadana tersebut memiliki karakteristik dan tingkat risiko dan keuntungan yang (return) berbeda-beda.

Reksadana saham dan reksadana campuran, memiliki risiko terhadap pasar yang relatif tinggi daripada reksadana pendapatan tetap dan pasar uang. Namun, kedua reksadana ini berpeluang menghasilkan return sekitar 15-20 persen pertahunnya. 

Maka dari itu, jenis reksadana campuran dan reksadana saham lebih disarankan untuk para investor dengan tujuan jangka panjang dengan investor agresif yang pertumbuhan asetny signifikan.

Sedangkan reksadana pendapatan dan reksadana pasar uang, risiko pasarnya relatif rendah dan berpotensi mendapatkan keuntungan di 5 - 7 persen dan 8 - 12 persen per tahunnya. Reksadana ini sangat cocok untuk investasi jangka pendek untuk para investor dengan profil risiko rendah.

6. Dapat Ditransaksikan Secara Online


Berinvestasi reksadana dapat dilakukan secara online. Melalui transaksi online, maka para investor tidak tidak harus datang ke perusahaan aset manajemen (perusahaan fintech yang akan menerbitkan reksadana) maupun kepada agen penjual reksadana.


0 Comments

Yuk! Kasih komentar menarik tentang artikel ini, lalu bagikan ke media sosialmu dan jangan lupa kembali lagi ya.. (No Spam)