5 Perusahaan Startup di Indonesia Terbesar, Apa Saja?


5 Perusahaan Startup di Indonesia Terbesar, Apa Saja? - Perusahaan rintisan atau startup terus berkembang pesat di Indonesia. Saat ini, Indonesia telah memiliki 5 perusahaan rintisan (startup) yang menyandang gelar "Unicorn". Julukan demikian diberikan kepada para startup yang telah memiliki nilai valuasi di atas 1 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 14,1 triliun.

Lantas, startup apa saja yang memiliki gelar Unicorn di Indonesia? Dilansir dari indonesiabaik.id inilah 5 perusahaan startup terbesar di Indonesia:

1. Gojek

Perusahaan startup terbesar di Indonesia yang pertama adalah Gojek. Perusahaan yang bernaung di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa ini merupakan startup asal Indonesia pertama yang menyabet gelar Unicorn. Gojek pun sudah melebarkan sayapnya ke luar Indonesia, seperti Singapura, Vietnam (dengan nama Go-Viet), dan Thailand. Kini, Gojek sudah menyandang gelar "Decacorn", sebutan bagi startup yang memiliki nilai valuasi di atas 10 miliar dollar AS, dengan valuasi Gojek saat ini tercatat tepat di angka tersebut, sekitar Rp 141 triliun.

2. Tokopedia

Perusahaan startup terbesar di Indonesia yang kedua adalah Tokopedia. Perusahaan rintisan yang fokus di bidang e-commerce online-to-offline (O2O), Tokopedia, menjadi startup Unicorn kedua asal Indonesia setelah Gojek. Tokopedia pun memiliki sekitar 150 juta produk, 33 produk digital, dan 50 sistem pembayaran bagi para penggunanya. Kini, valuasi Tokopedia tercatat di angka 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 99 triliun.

3. Traveloka

Perusahaan startup terbesar di Indonesia yang ketiga adalah Traveloka. Perusahaan rintisan yang fokus di bidang travel dan pemesanan hotel ini diklaim merupakan startup travel Asia Tenggara pertama yang menyandang gelar Unicorn. Saat ini Traveloka memiliki angka valuasi sebesar 2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 28 triliun.

4. Bukalapak

Perusahaan startup terbesar di Indonesia yang keempat adalah Bukalapak. Bukalapak mendapatkan gelar Unicorn setelah mendapatkan kucuran dana dari beberapa grup investor besar, salah satunya adalah Emtek Grup dan 500 Startups. Saat ini, valuasi perusahaan diklaim menjadi lebih dari 2,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 35 triliun.

5. Ovo

Perusahaan startup terbesar di Indonesia yang kelima adalah Ovo. Ovo sudah menjadi Unicorn asal Indonesia yang baru setelah empat perusahaan lainnya. Ovo, penyedia layanan pembayaran elektronik besutan Grup Lippo, ditaksir memiliki valuasi sebesar 2,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 41 triliun oleh firma analis perusahaan CB Insight. Ovo sendiri merupakan layanan dompet digital yang menawarkan kemudahan bertransaksi di sejumlah mitra Ovo. Platform ini juga bisa digunakan untuk pembayaran aplikasi Grab.