KPK: 10 Poin Substansi RUU yang Beresiko 'Melumpuhkan' Kerja dan Mengancam Independensi KPK

September 14, 2019
Foto: Liputan.com
Munculnya RUU KPK sebagai inisiatif DPR dan ditetapkan masuk dalam Prolegnas Prioritas 2019 ini, menimbulkan penolakan secara masif dari berbagai elemen masyarakat termasuk KPK.

Secara kompak, pimpinan KPK dan pegawainya sebelumnya sudah menyatakan penolakan revisi UU KPK tersebut. Bahkan, ketua KPK Agus Raharjo mengatakan KPK berada diujung tanduk bila RUU KPK disahkan sebagai UU.

KPK: 10 Poin Substansi RUU yang beresiko "MELUMPUHKAN" Kerja dan Mengancam Independensi KPK

1. Adanya ancaman independensi KPK karena pegawai KPK harus tunduk pada UU ASN dan KPK merupakan lembaga pemerintah pusat (Eksekutif).

2. KPK dibatasi dan dipersulitnya kewenangan penyadapan dalam RUU KPK karena harus melaporkan kapada Dewan Pengawas dan hanya dalam jangka waktu 3 bulan, lalu satu kali perpanjangan.

3. Ada pembentukkan 5 orang dewan pengawas yang anggotanya dipilih melalui pansel, tapi diususlkan oleh Presiden dan DPR.

4. KPK dibatasi dan dipersulitnya kewenangan penyadapan dalam RUU KPK karena harus melaporkan kepada dewan pengawas dan hanya dalam jangka waktu 3 bulan, lalu satu kali perpanjangan.

5 Proses penuntutan yang biasanya dilakukan sendiri oleh KPK sendiri, kini harus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.

6. Tidak adanya kriteria "Perhatian Publik" dalam penanganan korupsi oleh KPK. Jadi seberapapun tingkat perhatian publik dalam kasus korupsi sudah tidak lagi menjadi syarat kewenangan KPK.

7. KPK dipangkas kewenangan pengambialihan perkara korupsi dalam proses penuntutan.

8. KPK bisa menghentikan penyidikan atau penuntutan jika penanganan perkara korupsi tidak selesai dalam satu tahun dengan menerbikan SP3.

9. Dihilangkannya kewenangan startegis dalam proses penuntutan.

10. Kewenangan KPK untuk mengelola pelaporan dan pemeriksaan LHKPN dipangkas.


Sumber referensi:
IG; @hukum_online postingan 13 September 2019

You Might Also Like

0 Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan tinggalkan komentar yang baik dan membangun ya.

I AM

bayu pradana
Blogger Bungsu.

SHARING BLOGGING

Email: bayumedia17@gmail.com